Baca dulu infonya ??

Peristiwa Hujan Es Di Sukabumi Jabar

0 comments

Liputan6.com, Sukabumi: Hujan deras disertai jatuhnya bongkahan es sebesar kerikil terjadi di sebagian wilayah kota dan Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/2) sekitar pukul 15.45 WIB.

Wilayah yang dilanda hujan es di antaranya Kampung Benteng Kidul, Kelurahan Benteng, kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Bongkahan-bongkahan es tersebut jatuh ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang. Hingga kini belum diketahui adanya kerusakan yang ditimbulkan akibat hujan es tersebut.

Sementara itu, hujan deras disertai angin kencang juga terjadi di sebagian wilayah Tangerang Selatan. Hujan terjadi sekitar pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Derasnya hujan mengakibatkan di beberapa tempat tergenang air. (ANT/Vin)

Kegiatan Pembekalan Nilai Kejujuran Sejak Dini Oleh ( SAKTI )

0 comments

Liputan6.com, Jakarta: Selain dibekali materi kepemimpinan, siswa juga ditanamkan nilai kejujuran guna memberantas korupsi. Inilah salah satu materi kegiatan pelatihan kepemimpinan Studi Apresiasi Kepemimpinan Siswa Teladan Indonesia (SAKTI) yang diselenggarakan SMP Labschool Cibubur, Bogor, Jawa Barat.

Acara yang berlangsung di Markas Komando Latihan Kostrad Sanggabuana, Mekar Buana, Karawang, Jawa Barat ini juga menghadirkan pemateri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tema Asyiknya Hidup Jujur. Diharapkan dengan materi tentang korupsi ini, para siswa mampu mencegah tindak korupsi sejak di bangku sekolah.

"Pada dasarnya tindak korupsi itu berbuat tidak jujur. Pengertian korupsi ini bisa berarti tidak mengikuti tata aturan, merugikan orang lain menguntungkan diri sendiri dan orang lain atau teman-teman atau mencontek," ujar Kepala SMP Labschool Cibubur Uswadin di Markas Komando Latihan Kostrad Sanggabuana, Mekar Buana, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (18/2).

Karena itu, melalui kegiatan ini para siswa bisa memahami arti korupsi sehingga dapat mencegah perilaku yang koruptif. Uswadin mengaku, sehari-hari para siswa juga telah menjalani program antikorupsi melalui beberapa kegiatan menyiapkan kantin kejujuran dan pusat kehilangan barang-barang milik murid.

"Tapi umumnya banyak ditemui anak-anak yang kehilangan justru malu mengakui barang yang hilang, misalnya kehilangan topi. Namun kami terus menanamkan rasa memiliki, sehingga jika ada yang kehilangan akan dikembalikan kepada pemiliknya," paparnya.

Bahkan, menurut Uswadin untuk menunjang antikorupsi tersebut pihak sekolah juga menanamkan kesederhanaan melalui kegiatan bakti sosial. Sehingga akan terbangun kesadaran untuk hidup sederhana. "Jadi mereka bisa sadar ada orang-orang di sekitarnya yang tidak mampu, mereka bisa tergerak untuk hidup saling membantu," imbuhnya.(ADI/ADO)

Penampilan Terbaik Ibra Saat Pertandingan Milan VS Arsenal

0 comments

Liputan6.com, Milan: Kemenangan mengesankan empat gol tanpa balas yang diraih AC Milan saat menjamu Arsenal di babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di San Siro Stadium, Rabu (15/2) lalu, merupakan penampilan terbaik Zlatan Ibrahimovic sepanjang kariernya mengenakan kostum Rossoneri.

Di laga tersebut, Ibrahimovich mencetak gol pamungkas bagi Milan dan membuat dua assists dari tiga gol lainnya yang masing-masing dicetak Robinho dan Kevin-Prince Boateng. Di mata mantan bomber Barcelona berusia 30 tahun itu, kemenangan yang diraih Rossoneri bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan atau tidak relevan dengan menyoloknya skor akhir.

“Setiap orang mengatakan jika partai tersebut mudah bagi kami mengingat skor akhirnya 4-0. Seusai laga, publik pun tak mengira jika hasilnya bakal semudah itu. Padahal, yang terjadi, laga tersebut sama sekali tidak berjalan dengan mudah, meskipun hasil akhirnya 4-0,” ujar Ibrahimovic.

“Normalnya ketika unggul 1-0 atau 2-0 Anda bisa bersikap santai dan menjaga keunggulan tersebut. Namun, kami tetap ingin terus mencetak gol. Saya telah tinggal di sini (Milan) selama satu setengah tahun. Boleh jadi, partai tersebut merupakan penampilan kami yang terbaik,” imbuhnya.

Ibra mengakui jika sebelum bergabung dengan Ajax Amsterdam, ia mendapat tawaran untuk bergabung dengan The Gunners pada musim panas 2000 seiring dengan adanya ketertarikan dari Arsene Wenger. Saat itu, Ibra masih bergabung dengan klub lokal Swedia, Malmo FF. Yang terjadi, klaim Ibra, ia hanya menjalani masa percobaan.

“Arsenal tertarik, saya pun datang ke London (Highbury). Saat tiba, dari pernyataan Wenger saya mendapat kesan jika apa yang saya lakukan hanya percobaan semata. Padahal, saya datang ke sana bukan sekadar untuk menjalani masa percobaan. Bagi saya, Anda (Arsenal) membutuhkan saya atau tidak,” tegas Ibra yang sama sekali tidak menyesal dengan keputusannya menampik Wenger. “Saya telah membuat keputusan yang tepat. Sekarang pun saya tetap gembira. Sebab, di mata saya keputusan itu tetap jadi yang terbaik.”

Lebih lanjut, Ibrahimovic mengaku tak akan heran jika di musim panas mendatang, bomber andalan Arsenal Robin van Persie bakal meninggalkan Emirates Stadium. Milan disebut-sebut sebagai salah satu klub yang mengincar bomber Oranje tersebut. Ibra sendiri mengaku masih senang dengan komposisi lini depan Rossoneri.

“Saya sangat senang dengan striker-striker yang kami miliki. Tentunya, Van Persie bakal tampil gemilang bersama klub manapun. Tentu saja, jika klub Anda tak kunjung mampu menyabet gelar dalam beberapa tahun, dan Anda masih berhasrat memburunya, tentu Anda tidak lagi akan bermain bersama klub tersebut. Percayalah!” pungkas Ibra.(MEG/Goal)

Kejamnya Perlakuan Sang Mantan Pacar !

0 comments

Liputan6.com, Denpasar: Seorang tahanan wanita penghuni LP Kelas IIA Denpasar, Bali, wajahnya disiram air keras oleh pacarnya yang juga mantan napi saat jam besuk, Jumat (17/2). Siraman air keras membuat wajah Ida Ayu Komang Alit Kencana Dewi melepuh dan terbakar.

Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar untuk mendapat perawatan intensif di bagian wajahnya. Ida Ayu adalah narapidana kasus narkoba dengan hukuman penjara empat tahun. Sedangkan sang kekasih diketahui bernama Bagus Kadek Tinggal, mantan napi kasus narkoba.

Peristiwa berawal dari keributan antara korban dengan pelaku pada saat jam besuk. Tiba-tiba Bagus Kadek menyiramkan air keras ke wajah Ida Ayu. Pelaku lalu kabur dan kini dalam pengejaran polisi. Sedangkan pihak lapas sedang melakukan pemeriksaan untuk mengetahui asal air keras yang dibawa pelaku.(JUM)

PSG Menuju Ke Babak Perempat final Piala Prancis

0 comments

Liputan6.com, Dijon: Paris Saint Germain (PSG) melaju ke babak perempatfinal Piala Prancis atau Coupe de France setelah menundukan Dijon 1-0, belum lama ini. Hasil ini membuat PSG menyusul langkah Olimpique Marseille yang sudah lolos sebelumnya.

Bermain di kandang Dijon, anak-anak asuh pelatih Carlo Anceloti tampil lepas. Upaya kapten Dijon Zarour Chaher mengamankan bola ke kiper Baba Tchagouni justru berbuah blunder. Baba gagal mengontrol bola dengan baik sehingga mampu dicuri Nene yang sukses menyarangkan bola di menit ke-15. Di babak tambahan waktu, pemain Dijon memprotes keputusan wasit yang tidak memberi hadiah penalti setelah Sekou Baradji ditarik bek PSG Diego Lugano.(IAN)

Permainan Angry Birds Hadir Di Facebook

0 comments

Liputan6.com, San Francisco: Permainan populer Angry Birds akhirnya bisa dimainkan dalam situs jejaring sosial terpopuler Facebook secara gratis. Seperti dikutip Digitalspy.co.uk, Selasa (14/2), peluncuran permainan ini dilakukan perusahaan pengembang asal Finlandia, Rovio. "Angry Birds ini akhirnya tiba di Facebook," bunyi pengumuman Rovio.

Angry Birds edisi untuk Facebook ini sudah termasuk fitur power-ups baru dan fitur jejaring yang diperbarui untuk memungkinkan pengguna bisa berkompetisi dengan pengguna lain. "Penggunaaan power-ups ini untuk supercharge burung-burung. Bermainlah untuk menang dan berkompetisi dengan teman-teman Anda untuk mendapatkan mahkota emas."

Permainan Angry Birds pertama kali diperkenalkan pada 2009 khusus untuk para pengguna iPhone. Kini, Angry Birds tersedia untuk sejumlah merek telepon genggam seperti Android, BlackBerry, Windows Phone, dan platform lain. Sejauh ini, permainan ini sudah diunduh sebanyak 700 juta kali.(JAY/AIS)

Ilmuwan Jepang Kembangkan Teknologi Robot Avatar

0 comments

Liputan6.com, Tokyo: Telesar V, robot terbaru buatan ilmuwan Jepang, dibuat dengan teknologi seperti robot-robot genetis yang ada di film besutan Hollywood, Avatar. Di film tersebut digambarkan bahwa tentara Amerika Serikat mampu mengendalikan dari jarak jauh robot-robot yang dibuat menyerupai ras teresterial yang ingin mereka susupi.

Telexistence Surrogate Antropomorphic Robot adalah nama panjang dari robot yang memungkinkan manusia mengendalikan aksi robot, sekaligus melihat, mendengar dan merasakan hal yang sama yang dialami robot.

Robot ini dioperasikan dengan kontrol dari manusia. Untuk mengoperasikannya, seseorang harus menggunakan perlengkapan khusus yang terdiri dari perlengkapan di kepala, sarung tangan, dan rompi yang gunanya untuk mengendalikan aksi robot.

Sarung tangannya dibuat dari bahan poliester tipis yang dilapisi semikonduktor dan motor kecil agar pengguna bisa merasakan apa yang disentuh robot, mengenali berbagai macam sensasi seperti permukaan yang lembut, bergelombang, dan panas atau dingin.

Untuk penglihatan, robot akan menangkap situasi sekitar dengan kamera yang diletakan di mata. Gambaran kamera kemudian akan muncul dalam format tiga dimensi pada layar video di depan mata pengendali.

Sho Kamuro, peneliti yang mencoba mengoperasikan robot mengungkap pengalamannya. "Saat saya mengenakan perlengkapan pengoperasiannya dan menggerakkan tubuh, saya melihat tangan saya berubah jadi tangan robot," kata Sho.

Profesor Susumu Tachi, ahli virtual reality dari Keio University mengatakan, robot seperti ini dikembangkan untuk membantu pekerjaan manusia. Salah satunya untuk masuk ke tempat-tempat yang terlalu bahaya jika didatangi manusia.

Salah satu skenarionya adalah menggunakan robot ini untuk masuk ke Fukushima Daiichi, kawasan pembangkit listrik tenaga nuklir yang rusak akibat gempa dan tsunami tahun lalu. "Penting bagi kami untuk membuat robot-robot yang mampu bekerja di kawasan radioaktif dan itu adalah tujuan kami," Susumu menandaskan.(NatGeo/ADO)