Baca dulu infonya ??

Kemenangan Bontang Vs PSMS Dengan Skor 2-0

0 comments

Liputan6.com, Bontang: Bontang FC mewujudkan ambisi menuai poin penuh di kandang sendiri pada partai lanjutan Indonesian Premier League (IPL), Sabtu (18/2). Tim berjuluk Laskar Khatulistiwa ini sukses melibas PSMS Medan 2-0 di Stadion Mulawarman, Bontang, Kalimantan Timur.

Bontang membuka kemenangan melalui sepakan penalti Camara Fassawa saat pertandingan berlangsung 28 menit. Tiga menit babak kedua berlangsung tuan rumah memastikan kemenangan menjadi dua gol tanpa balas melalui gol dari Masahiro Fukusawa. Meski kedua tim bertukar serangan skor 2-0 tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Berkat kemenangan ini Bontang mengatrol posisi menempati urutan ketujuh klasemen sementara IPL dengan perolehan 10 poin. PSMS masih belum beranjak dari posisi juru kunci dengan hanya meraih tiga poin dari delapan laga yang telah dimainkan.(DIM)

Kemenangan Napoli Vs Fiorentina Skor ( 3-0 ) Tanpa Balas

0 comments

Liputan6.com, Florence: Fiorentina menelan pil pahit di kandang sendiri, Jumat (17/2) malam waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB. Edinson Cavani bermain gemilang dengan mengemas dua gol untuk membantu Napoli menggulung Fiorentina tiga gol tanpa balas pada partai lanjutan Serie A di Stadio Artemio Franchi.

Baru tiga menit permainan berjalan Napoli sudah memimpin 1-0. Cavani membuka kemenangan Partenopei memaksimalkan umpan terobosan Marek Hamsik. Fiorentina berusaha mengejar ketinggalan, namun pada menit ke-55 gawang mereka kembali kebobolan. Sekali lagi Hamsik menjadi kreator gol kedua Cavani.

Pelatih La Viola Delio Rossi melakukan perubahan dengan memasukkan Marco Marchionni dan Alessio Cerci, namun keadaan stagnan. Satu menit memasuki injury time, Napoli memastikan membawa pulang tiga poin. Lewat serangan balik, Ezequiel Lavezzi menutup kemenangan meyakinkan tim tamu 3-0.

Inilah kemenangan kedua berturut-turut pasukan arahan Walter Mazzarri setelah membukukan kemenangan pertama sejak 8 Januari dari Chievo Verona, Senin (13/2) lalu. Hasil ini juga menjadi modal berharga Napoli dalam mengarungi dua partai krusial ke depan, menghadapi Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions dan dilanjutkan kontra Inter Milan dalam partai lanjutan Serie A di akhir pekan.

Menambah tiga poin dalam buku rapor, Napoli pun naik ke posisi kelima dengan perolehan 37 poin. Mereka kini terpaut lima poin dari Lazio yang menghuni tempat ketiga, posisi terakhir menuju Liga Champions musim depan. Fiorentina, sementara itu, tergolek di urutan ke-11 dengan 28 poin.(DIM)

Susunan pemain:
Fiorentina: Boruc; Natali, Nastasic, Gamberini, Olivera (kk) (Marchionni 64), Behrami (Salifu 45), Montolivo, Vargas (Cerci 75), Cassani, Jovetic, Amauri.
Napoli: Rosati (kk); Cannavaro, Britos (kk), Campagnaro (Grava 12), Inler, Dzemaili, Dossena, Maggio, Cavani (Pandev 74), Lavezzi, Hamsik (kk) (Gargano 70).

Inovasi Remote Mobil Siswa SMK Bina Taruna

0 comments

Liputan6.com, Purwakarta: Mobil jenis jimmy jangkrik memang terlihat kuno. Namun, di tangan para siswa SMK Bina Taruna, Purwakarta, Jawa Barat, mobil tersebut disulap menjadi mobil canggih yang serba menggunakan remote.

Dari membuka kap mobil, membuka pintu, bahkan menyalakan mesin mobil ini bisa dilakukan dengan remote dari jarak sekitar 20 meter. Selain sistem remote, mobil yang bisa terbilang jadul ini juga dilengkapi dengan kamera di bagian belakangnya. Pantauan kamera itu dapat dilihat di layar monitor yang ada di dashboard mobil.

"Dikerjakan satu tim yang terdiri dari lima orang. Dikerjakan satu hari," kata Jaelani, siswa SMK Bina Taruna, baru-baru ini. "Bisa untuk semua jenis mobil."

Selain berinovasi di dunia otomotif, para siswa jurusan teknik permesinan ini juga menampilkan hasil karya berupa bracket lcd projector atau alat penyangga lcd proyektor. Untuk mencapai hasil sempurna, para siswa ini terus menguji hasil karyanya agar di masa mendatang mereka dapat memanfaatkan keahliannya jadi sumber penghasilan.(BOG)

Hasil Pemeriksaan Sementara Kasus Mujianto

1 comments

Liputan6.com, Madiun: Hasil pemeriksaan sementara tidak ada yang aneh dari perilaku tersangka pembunuhan berantai, Mujianto. Ia terlihat normal meski telah meracuni 15 orang hingga mengakibatkan empat orang di antaranya tewas. Dugaan sementara pembunuhan dilakukan karena motif cemburu.

Kasus cemburu dalam percintaan sesama jenis atau gay mengingatkan pada kasus Ryan, penjagal dari Jombang yang membunuh dan memutilasi 11 orang. Ryan divonis mati di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat. Adanya kesamaan kasus Ryan dan Mujianto ini membuat masyarakat mempertanyakan apakah penyimpangan seksual bisa memicu seseorang berbuat sadis di luar batas kewajaran.

Psikolog forensik A. Kasandra berpendapat aksi pembunuhan berantai yang dilakukan Mujianto tidak terkait dengan orientasi seksualnya yang menyukai sesama jenis. Kesadisan Mujianto dalam membunuh korbannya, menurut Kasandra, justru timbul dari kesalahan pola asuh sejak kecil yang akhirnya mencetak kepribadian seseorang.

Sementara, Widodo Budidarmo, Ketua Arus Pelangi yang mewadahi kaum gay dan lesbian, menjelaskan kasus pembunuhan yang dilakukan Mujianto bukan akibat rasa cemburu yang berlebihan dari kaum gay. Melainkan, lebih karena kriminal murni [baca: Kasus Mujianto Dinilai Kriminal Murni].

Kendati demikian, hasil penelitian para pakar psikolog mengingatkan, apapun dugaan motif pembunuhan yang dilakukan baik Mujianto maupun Ryan menunjukkan kepribadian manusia akan ditentukan dari pola asuh sejak kecil. Artinya, orangtua bertanggung jawab membentuk kepribadian anak. (ADI/YUS)

Banjir Masih Genangi Ratusan Rumah Di Ulujami

0 comments

Liputan6.com, Jakarta: Banjir di tiga RT di Kelurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (14/2), belum juga surut. Air menggenang setinggi satu meter lebih mengakibatkan sebagian warga mengungsi ke rumah tetangga atau keluarga.

Banjir yang terjadi akibat jebolnya tanggul Kali Pesanggrahan Ahad lalu. Tanggul ini sudah beberapa kali jebol. "Baju, sepatu, buku sekolah anak terendam banjir," ujar seorang warga bernama Tuti. Para warga berharap perbaikan tanggul bisa diselesaikan sesegera mungkin agar aktivitas normal kembali.

Sementara itu, sejumlah warga korban banjir di Perumahan Total Persada, Tangerang, Banten, mulai terserang berbagai penyakit. Puluhan warga, terutama wanita dan anak-anak, berobat ke Puskesmas Gembor yang tak jauh dari rumah mereka.

Warga khawatir karena banjir yang terjadi sejak Sabtu lalu ini belum menunjukkan tanda-tanda surut. Sebagian dari mereka pun masih mengungsi.(ADI/YUS)

Seiring Meningkatnya Aktivitas Vulkanik Status Gunung Merapi Masih Normal

0 comments

Liputan6.com, Yogyakarta: Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang cukup signifikan dalam satu pekan terakhir belum akan diikuti dengan peningkatan status. "Sampai saat ini, statusnya masih tetap normal," kata Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Sri Sumarti di Yogyakarta, Jumat (17/2).

Menurut Sri, fluktuasi kegempaan yang lebih bervariasi tersebut masih tergolong normal mengingat gunung yang berada di perbatasan Provinsi DIY dan Jawa Tengah tersebut adalah gunung api yang aktif. "Untuk mengubah atau meningkatkan status Gunung Merapi tidak hanya dilihat dari satu unsur, seperti kegempaan, namun juga perlu mempertimbangkan sejumlah aspek lain, seperti deformasi dan juga hasil pengamatan visual," katanya.

Khusus untuk pengukuran suhu, lanjut Sri, pihaknya belum bisa melakukan pengukuran, karena lapangan solfatara di Woro yang biasanya menjadi lokasi pengukuran sudah tidak ada lagi. "Lapangan itu sudah hancur setelah letusan Merapi pada 2010, sehingga kami pun belum bisa melakukan pengukuran suhu," lanjutnya.

Sri mengatakan, masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasanya, namun tetap harus mewaspadai material-material lepasan yang cukup banyak dijumpai di sejumlah lokasi di gunung tersebut. "Begitu pula untuk pendakian. Pendaki juga tetap harus mewaspadai material-material lepasan ini. Pascaerupsi 2010, masih cukup banyak material lepasan di puncak gunung," katanya.

Bukaan kawah yang mengarah ke sisi selatan, lanjut Sri, juga tetap harus menjadi kewaspadaan masyarakat yang tinggal di sisi gunung tersebut.

Berdasarkan pemantauan dari Pos Pengamatan Jrakah Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, aktivitas Merapi pada 30 Januari hingga 5 Februari tercatat sebanyak 15 kali gempa multifase, 12 kali gempa tektonik, satu kali gempa dangkal. Sedang pada 6-11 Februari tercatat sebanyak lima kali guguran, 208 kali gempa multifase, dua kali gempa tektonik, tujuh kali gempa dangkal dan dua kali gempa dalam.

Sementara itu, dari Pos Pengamatan Babadan Magelang pada 7 Februari tercatat sebanyak 17 kali gempa multifase, kemudian meningkat menjadi 63 kali pada 12 Februari.(Ant/SHA)

Menurunnya Tingkat Perkembangan PSK Di Mataram

0 comments

Liputan6.com, Mataram: Kepala Panti Sosial Karya Wanita (PSKW) Budi Rini di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Baiq Sumarni, mengatakan jumlah pekerja seks komersial (PSK) yang dititipkan untuk dibina di lembaganya mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir.

"Trend jumlah klien yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK) menurun. Pada 2009 dan 2010, biasanya klien yang masuk setiap minggu bisa mencapai lima orang, namun sejak 2011, menurun. Setiap bulan paling hanya dua hingga lima orang yang dititipkan untuk dibina," katanya di Mataram, Sabtu (18/2).

Ia belum mengetahui penyebab menurunnya jumlah PSK yang tertangkap aparat kemudian dititipkan untuk dibina agar berhenti menjalani profesinya. "Kami juga secara terus menerus memberikan pembinaan ekstra bagi setiap klien yang masuk, baik pembinaan di bidang keterampilan maupun pembinaan mental," ujarnya.

Sumarni menyebutkan, jumlah klien setiap bulannya tidak menentu tergantung dari sejauh mana intensitas aparat melakukan razia PSK. Sementara pembinaan bagi setiap klien dilakukan selama enam bulan, baik dalam bentuk keterampilan seperti menjahit, tata boga, serta pembinaan mental agar para klien tidak lagi mengambil jalan pintas dengan bekerja sebagai PSK.(Ant/ADO)